Artikel (194)
Ikan patin membutuhkan pakan dengan kandungan protein 28-30%, dan Feeding rate berkisar antara 2–5% perhari. Namun keseluhuran pakan yang diberikan hanya 25% dikonversi sebagai biomasa dan sisanya terbuang sebagai limbah (amoniak dan feses). Hal ini mengakibatkan penurunan kualitas air sehingga pe...
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan; Vol. 4 No. 1 (2015); 453-460 | 2015
Daphnia merupakan pakan alami yang umum digunakan dalam pembenihan ikan air tawar. Ketersediaan Daphnia sebagian besar masih mengandalkan tangkapan di alam dengan terbatasan jumlah dan kualitas yang fluktuatif. Ketersediaan stok Daphnia dilakukan dengan budidaya dengan memanfatkan sumber nutrien y...
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan; Vol. 4 No. 1 (2015); 449-452 | 2015
Ikan tambakan merupakan salah satu komoditas air tawar yang cukup digemari oleh masyarakat. Namun, pemeliharaan ikan tambakan dalam waah terkontrol belum banyak dilakukan sehingga informasi mengenai suhu optimum inkubasi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan su...
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan; Vol. 4 No. 1 (2015); 439-448 | 2015
Ikan nila merupakan ikan konsumsi air tawar dengan nilai ekonomis yang cukup tinggi, sehingga nila banyak dibudidayakan secara intensif untuk meningkatkan nilai produksi. Pakan buatan berupa pelet menjadi sumber nutrisi utama bagi ikan untuk mempercepat laju pertumbuhan. Pelet yang tidak dimanfaatka...
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan; Vol. 4 No. 1 (2015); 433-438 | 2015
Permasalahan pembesaran lele masamo (Clarias sp.) yang terjadi antara lain yaitu kompetisi untuk mempertahankan ruang gerak, mempertahankan hidup dan konversi pakan menjadi daging kurang optimal yang mengakibatkan penurunan dalam pertumbuhan dan penurunan produksi. Penelitian bertujuan mengeta...
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan; Vol. 3 No. 2 (2015); 423-426 | 2015
Kajian perikanan pada tembakang (Helostoma temminckii) di Rawa Bawang Juyeuw Kabupaten Tulang Bawang Barat dilakukan untuk mempelajari potensi biologinya. Kajian ini diperlukan sebagai data dasar domestikasi tembakang sebagai ikan budidaya dan konservasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu ter...
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan; Vol. 3 No. 2 (2015); 417-422 | 2015
Ikan mas koki merupakan salah satu ikan hias yang banyak diminati karena bentuk tubuh dan warna yang dimilikinya. Karotenoid merupakan komponen alami utama pembentuk pigmen warna yang memberikan pengaruh cukup baik pada warna oranye pada ikan mas koki (Carassius auratus). Salah satu sumber karotenoi...
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan; Vol. 3 No. 2 (2015); 411-416 | 2015
Tepung Ikan (TI) merupakan bahan baku utama dalam pembuatan pakan. Tetapi ketersediaan dan tingginya harga tepung ikan tersebut menjadi kendala untuk para pembudidaya. Oleh sebab itu dibutuhkan bahan baku pakan alternatif yaitu tepung tulang (TT) yang dapat menggantikan sebagian dari penggunaan te...
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan; Vol. 3 No. 2 (2015); 403-410 | 2015
Udang putih (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Budidaya udang putih umumnya dilakukan dengan tingkat kepadatan yang tinggi. Faktor utama yang menghambat dalam peningkatan jumlah produksi udang putih adalah menjaga kualitas air yang dis...
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan; Vol. 3 No. 2 (2015); 397-402 | 2015
Transportasi benih nila (Oreochromis niloticus) merupakan bagian dalam kegiatan usaha pembenihan nila. Metode transportasi yang dapat digunakan salah satunya adalah transportasi sistem basah dengan memanfaatkan ekstrak bunga kamboja (Plumeria acuminata) sebagai bahan anestesi (pembiusan). Peneliti...
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan; Vol. 3 No. 2 (2015); 389-396 | 2015