Penerbit: Fakultas Kedokteran Universitas Lampung
Menampilkan semua artikel dari penerbit ini.
Ditemukan 623 artikel.
Penatalaksanaan Holistik pada Laki-Laki Usia 58 Tahun dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Melalui Pendekatan Dokter Keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Kalirejo
Oleh: Murfi, Saphira, Karyus, Aila
Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya hambatan pada aliran udara pada saluran napas. Gejala utama PPOK antara lain, seperti sesak napas, batuk, dan produksi sputum yang meningkat, sehingga dapat mempengaruhi interaksi dan juga aktivitas sehari-hari. Pr...
Sumber: Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine; Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine; 457-466
Penatalaksanaan Holistik Pada Wanita Usia 51 Tahun dengan Carpal Tunnel Syndrome Melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga di Puskesmas Rawat Inap Kedaton
Oleh: Rosti, Nickyta Yolandita
Latar Belakang: Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan salah satu gangguan neurologis di bagian ekstremitas atas yang akibat adanya penekanan terhadap nervus medianus yang terletak di pergelangan tangan. CTS termasuk salah satu musculoskeletal disorders (MSDs) yang terjadi akibat bahaya ergonomi pek...
Sumber: Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine; Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine; 148-164
Penatalaksanaan Holistik Pada Laki-Laki Usia 44 Tahun dengan Demam Tifoid Melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga di Puskesmas Rawat Inap Kedaton
Oleh: Hasan, Atha Muchril
Latar Belakang: Demam tifoid merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi. Insiden Demam tifoid menunjukkan kecenderungan meningkat dari tahun ke tahun dengan rata-rata kesakitan 500/100.000 penduduk dan angka kematian antara 0,6–5%. Prevalensi Demam tifoid di Ind...
Sumber: Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine; Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine; 165-179
Leptospirosis : Literature Review
Oleh: Sulthan Alam Yasyfa, Graharti, Risti
Leptospirosis, atau dikenal juga sebagai penyakit Weil, merupakan suatu infeksi zoonotik yang disebabkan oleh bakteri dari genus Leptospira. Penularan pada manusia umumnya terjadi melalui pajanan terhadap urin hewan yang terinfeksi, maupun melalui media lingkungan seperti air atau tanah yang telah t...
Sumber: Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine; Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine; 180-186
Penatalaksanaan Holistik pada Laki-laki 74 Tahun dengan Penyakit Jantung Koroner dan Hipertensi melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga
Oleh: Gigaramadan, Sema, Graharti, Risti
Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan kondisi terjadinya penyempitan pembuluh darah koroner akibat akumulasi plak aterosklerotik, yang kerap kali berkaitan dengan riwayat hipertensi kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko dan temuan klinis pada pasien, serta m...
Sumber: Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine; Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine; 432-443
Penatalaksanaan Pasien Wanita Usia 68 Tahun dengan Osteoarthritis dan Hipertensi Derajat I Melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga
Oleh: Humaira, Nayarani, Angraini, Dian Isti
Osteoartritis dan hipertensi merupakan dua penyakit kronis yang umum dijumpai dan membutuhkan penatalaksanaan berkelanjutan serta terpadu untuk mencegah komplikasi. Berdasarkan data WHO, sekitar 528 juta orang di dunia mengalami OA, terutama pada sendi lutut. Selain itu, sekitar 1,28 miliar orang hi...
Sumber: Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine; Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine; 187-196
Penatalaksanaan Holistik Pasien Laki-Laki Usia 42 Tahun dengan Gastritis Kronik Melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga
Oleh: Aldiesa Ade Pritami, Karyus, Aila
Gastritis adalah penyakit yang dapat terkendali dengan menerapkan gaya hidup sehat serta manajemen stres yang baik. Gastritis masuk ke dalam sepuluh besar penyakit terbanyak di Provinsi Lampung pada tahun 2023 dengan jumlah kasus sebanyak 147.066 kasus. Meningkatnya prevalensi gastritis menimbulkan ...
Sumber: Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine; Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine; 534-547
PENATALAKSANAAN PASIEN PEREMPUAN USIA 23 TAHUN DENGAN TINEA PEDIS MELALUI PENDEKATAN DOKTER KELUARGA DI WILAYAH PUSKESMAS RAWAT INAP KEDATON
Oleh: Arifaa Thalitha Zuleikha
Latar Belakang: Infeksi jamur yang disebabkan oleh dermatofit dikenal sebagai dermatofitosis. Tinea adalah nama lain untuk penyakit ini. Jamur ini diklasifikasikan menurut area tubuh yang terinfeksi: kepala (tinea capitis), wajah (tinea faciei), janggut (tinea barbae), tubuh (tinea corporis), tangan...
Sumber: Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine; Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine; 215-228
Penatalaksanaan Holistik pada Wanita 51 Tahun dengan Osteoartritis dan Obesitas melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga
Oleh: Noor Fakhira Siregar, Rana, Nusadewiarti, Azelia
Latar Belakang: Osteoartritis (OA) merupakan penyakit yang menyerang sendi dan bersifat degeneratif. Penyakit ini memiliki gejala klinis nyeri sendi yang dominan dan akan berangsur memburuk seiring bertambahnya usia. Angak kejadian OA pada tahun 2016 mencapai 151,4 juta jiwa di seluruh dunia. ...
Sumber: Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine; Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine; 563-573
Penatalaksanaan Holistik Pasien Wanita Usia 36 Tahun Dengan Tinea Kruris Melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Di Fasilitas Kesehatan Primer
Oleh: Tasya Nadia Putri, Tutik Ernawati
Tinea kruris merupakan penyakit akibat infeksi jamur superfisial yang mengenai kulit pada daerah lipat paha, genital, dan sekitar perineum. Penyakit ini merupakan masalah umum pada negara berkembang. Prevalensi dermatofitosis di Indonesia merupakan 52% dari seluruh dermatomikosis dengan jenis ter...
Sumber: Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine; Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine; 534-547